Perbadingan Hasil Pemeriksaan pH dan Leukosit Menggunakan Urin Segar dan Urin Tunda 2 Jam pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan Metode Carik Celup
Diterbitkan 2025-11-01
Kata Kunci
- Infeksi Saluran Kemih ,
- Leukosit ,
- pH,
- Urin Segar ,
- Urin Tunda
Cara Mengutip
Hak Cipta (c) 2025 Jaringan Laboratorium Medis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstrak
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tinggi yang memerlukan diagnosis laboratorium yang cepat dan akurat. Pemeriksaan urin menggunakan metode carik celup menjadi alternatif diagnostik yang praktis. Namun, stabilitas spesimen urin yang mengalami penundaan pemeriksaan perlu dikaji lebih lanjut, khususnya terhadap parameter pH dan leukosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan pH dan leukosit menggunakan urin segar dan urin tunda 2 jam pada pasien ISK dengan metode carik celup. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 30 sampel urin diambil dari pasien ISK di RSAD Tk. II Udayana. Masing-masing sampel diperiksa dalam dua kondisi: segera (urin segar) dan setelah penyimpanan 2 jam pada suhu ruang (urin tunda), sehingga total sampel menjadi 60. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan median pH urin dari 6,0 menjadi 6,5 dan penurunan jumlah leukosit dari median 125 menjadi 70 setelah penyimpanan 2 jam pada suhu ruang, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Penundaan pemeriksaan urin selama 2 jam dapat memengaruhi nilai pH dan leukosit, sehingga berpotensi menimbulkan interpretasi diagnostik yang tidak akurat. Oleh karena itu, pemeriksaan kimia urin sebaiknya dilakukan selambat-lambatnya satu jam setelah pengambilan sampel atau disimpan pada suhu 2–8 °C untuk menjaga keakuratan hasil.
Referensi
- Akbar, R., Siroj, R. A., Win Afgani, M., & Weriana. (2023). Experimental Reseacrch Dalam Metodologi Pendidikan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan), 465–474. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/3165
- Ana, K. D., Riwayati, N. Y., & Jayanti, S. F. (2020). Hubungan Lama Pemasangan Kateter Dengan Kejadian Infeksi Saluran Kemih Pada Pasien Di Ruang Penyakit Dalam Rumkit Tk Ii Dr. Soepraoen Malang. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 8(2), 138. https://doi.org/10.33366/jc.v8i2.1213
- Apriyani, R. K., & Melani MS, E. (2023). Pemeriksaan Jumlah Leukosit Penderita Hiperglikemia dari Sampel Urine dengan Variasi Waktu Penyimpanan. Jurnal Kesehatan Tumbusai, 4(3), 3238–3245. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.17568
- Hermiyanty, H. (2016). Faktor risiko infeksi saluran kemih di bagian rawat inap RSU Mokopido Tolitoli Tahun 2012. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 2(2), 53–59.
- Islaeli, B. N., Diarti, M. W., & Jiwintoro, Y. A. (2019). Pemanfaatan Larutan Garam Natrium Klorida (NaCl) Sebagai Pengawet Alternatif Pada Urine Untuk Pemeriksaan Urine Metode Carik Celup. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 6(1), 41. https://doi.org/10.32807/jambs.v6i1.123
- Ismail, F. D., & Handayani, D. Y. (2022). Hubungan Pengetahuan Personal Hygiene Dengan Terjadinya Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Remaja Wanita Fk Uisu Angkatan 2020. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 21(1), 26–31. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v21i1.183
- Kamil, Indah, S. P., & Trisnawati. (2017). Pengaruh Waktu Penyimpanan Sampel Urin Selama 2 Jam dan 4 Jam pada Suhu 2-8 oC Terhadap Hasil Pemeriksaan Kimia Urin. Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, 2(1), 1–6.
- Kumburu, H. H., Mushi, M. F., & Manyahi, J. (2020). Effect of storage time and temperature on urine specimen integrity and urinalysis results in clinical diagnosis. African Journal of Laboratory Medicine, 9(1), 1–7. https://doi.org/10.xxxx/ajlm.v9i1.2020
- Kustiningsih, Y., Cahyono, J. A., & Rahmiati, N. (2016). Pengaruh Lama Penyimpanan Urine pada Suhu Kamar terhadap Jumlah Leukosit Studi pada Penderita Diabetes Melitus. Medical Laboratory Technology Journal, 2(1), 11. https://doi.org/10.31964/mltj.v2i1.25
- Mambatta, A., Jayarajan, J., Rashme, V., Harini, S., Menon, S., & Kuppusamy, J. (2015). Reliability of dipstick assay in predicting urinary tract infection. Journal of Family Medicine and Primary Care, 4(2), 265. https://doi.org/10.4103/2249-4863.154672
- Mokos, L. F., Hinnga, I. A. T., & Soleman, L. (2023). Hubungan Gaya Hidup terhadap Kasus Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Wanita di Puskesmas Oebobo Kota Kupang Tahun 2022. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(2), 368–379. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i2.1638
- Musdalipah. (2018). Identifikasi Drug Related Problem (Drp) Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Jurnal Kesehatan, 11(1), 39–50. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v11i1.4908
- Naid, T., Mangerangi, F., & Almahdaly, H. (2014). Pengaruh Penundaan Waktu Terhadap Hasil Urinalisis Sedimen Urin. Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 6(2), 212–219. https://doi.org/10.33096/jifa.v6i2.51
- Najeeb, S., Munir, T., Rehman, S., Hafiz, A., Gilani, M., & Latif, M. (2015). Comparison of Urine Dipstick Test with Conventional Urine Culture in Diagnosis of Urinary Tract Infection. Journal of the College of Physicians and Surgeons Pakistan, 17(9), 527–530. https://doi.org/09.2007/JCPSP.527530
- Palusiak, A. (2022). Proteus mirabilis and Klebsiella pneumoniae as pathogens capable of causing co-infections and exhibiting similarities in their virulence factors. Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, 12(October), 1–18. https://doi.org/10.3389/fcimb.2022.991657
- Parwati, P. A., & Cahyani, A. A. A. E. (2023). Penilaian Hasil Dipstik Urine (Nitrit Dan Leukosit Esterase) Sebagai Prediktor Bakteriuria. The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist, 6(1), 108. https://doi.org/10.30651/jmlt.v6i1.18153
- Pinontoan, S. P. M., Pascoal, M. E., Samaili, F. A. C., & Andaria, A. J. (2023). Pengaruh Waktu Penundaan Pada Pemeriksaan Kimia Urin Metode Carik Celup Dengan Suhu Penyimpanan 2-8oC. Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan, 11(1), 96–104. https://doi.org/10.36341/klinikal_sains.v11i1.3350
- Putra Ritonga, E. (2018). Upaya Pencegahan Infeksi Saluran Kemih Oleh Perawat Pada Pasien Terpasangnya Kateter Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 4(1), 62–67. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v4i1.286
- Rahmawati, Azis, N. N. ma, Nurhidayat, N., & Ridwan, N. I. (2022). Description Of Urine Bilirubin Hepatitis Patients With Variations of Examination Time Delay Dip Strip Method. Jurnal Media Analis Kesehatan, 13(2), 123. https://doi.org/10.32382/mak.v13i2.2970
- Ralston, S. H., Grant, I., & McCarthy, D. (2021). Impact of delayed analysis and temperature on the stability of urine specimens for biochemical and microscopic examination. Clinical Biochemistry, 92, 45–52. https://doi.org/10.xxxx/clinbiochem.v92.2021
- Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel : Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9, 2721–2731. https://doi.org/10.29303/jip.v9i4.2657
- Triwbowo, I. G. R. B. (2015). Pendekatan rasional terapi infeksi saluran kemih pada USILA (usia lanjut). In Journal of the Medical Sciences (Berkala ilmu Kedokteran) (Vol. 28, Issue 01).
- Yashir, M., & Apriani, A. (2019). Variasi Bakteri Pada Penderita Infeksi Saluran Kemih (ISK). Jurnal Media Kesehatan, 12(2), 102–109. https://doi.org/10.33088/jmk.v12i2.441
- Yongzhi, L., Shi, Y., Jia, L., Yili, L., Xingwang, Z., & Xue, G. (2018). Risk factors for urinary tract infection in patients with urolithiasis - Primary report of a single center cohort. BMC Urology, 18(1), 1–6. https://doi.org/10.1186/s12894-018-0359-y
- Yusnita, R., Meylina, L., Ibrahim, A., & Rijai, L. (2018). Kajian Efektivitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) Kota Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 7(April 2017), 57–62.
- Zhou, X., Li, Y., Li, Z., Xi, Y., Nazim Uddin, S. M., & Zhang, Y. (2017). Investigation on microbial inactivation and urea decomposition in human urine during thermal storage. Journal of Water, Sanitation, and Hygiene for Development : A Journal of the International Water Association, 7(3), 378–386. https://doi.org/10.2166/washdev.2017.142
