Perbandingan Nilai Hematokrit Metode Mikrohematokrit dan Metode Automatik Hematology Analyzer Zybio Z3 Menggunakan Darah Vena di Klinik Utama Restu Ibu Jepara
Diterbitkan 2025-10-22
Kata Kunci
- Hematokrit ,
- Mikrohematokrit ,
- Hematology Analyzer Zybio Z3
Cara Mengutip
Hak Cipta (c) 2025 Jaringan Laboratorium Medis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstrak
Pemeriksaan hematokrit merupakan salah satu uji penting untuk menilai proporsi sel darah merah terhadap total volume darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan nilai hematokrit menggunakan darah vena antara metode mikrohematokrit dan metode otomatis Hematology Analyzer Zybio Z3 di Klinik Utama Restu Ibu Jepara pada pekerja industri kayu, serta menentukan metode yang lebih akurat dan efisien. Jenis penelitian ini adalah komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 32 pekerja industri pengolahan kayu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan uji-t sampel berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata hematokrit dengan metode mikrohematokrit sebesar 44,16%, sedangkan metode otomatis sebesar 43,98%. Uji-t berpasangan menghasilkan nilai signifikansi 0,011 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kedua metode. Metode mikrohematokrit menghasilkan nilai hematokrit sedikit lebih tinggi dibandingkan metode otomatis, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor teknis seperti kecepatan sentrifugasi dan homogenitas sampel. Kesimpulannya, terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode, di mana metode mikrohematokrit menunjukkan hasil yang relatif lebih tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam pemilihan metode pemeriksaan hematokrit yang tepat di klinik kecil maupun pada populasi pekerja industri untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pelayanan laboratorium.
Referensi
- Afifah, A. (2022). Perbandingan Nilai Pemeriksaan Hematokrit Spesimen Darah EDTA Berdasarkan Jenis Tabung Mikrokapiler dan Waktu Penundaan Pemeriksaan. https://digilib.unisayogya.ac.id/6626/.
- Amanda, F., Subhan, F., Andika, G., & Prihandono, D. S. (2023). Perbedaan Nilai Hematokrit Metode Mikrohematokrit Menggunakan Darah Kapiler Pada Posisi Duduk Dan Berbaring. Jurnal Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 4, 6462–6468. http://repository.unimus.ac.id/4143/
- Artini, Ni Putu Rahayu, I Gusti Ayu Komang Purnamasari, dan Ayu Saka Laksmita. 2021. “Analisis Kadar Hemoglobin Dan Hematokrit Pada Pengukir Kayu Di Kecamatan Jombang.” Jurnal Kesehatan Terpadu 5(1): 18–22. https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/1395/0.
- Beno, J, A.P Silen, dan M Yanti. 2022. 33 Braz Dent J. Gambaran Kadar Hematokrit Pada Mahasiswa Tk.3 Teknologi Laboratorium Medis Dengan Durasi Tidur Kurang Dari Delapan Jam. https://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/2465/
- Chairani, C., Susanto, V., Monitari, S., & Marisa, M. (2022). Nilai Hematokrit pada Pasien Hemodialisa dengan Metode Mikrohematokrit dan Automatik. Jurnal Kesehatan Perintis, 9(2), 89-93. https://jurnal.upertis.ac.id/index.php/JKP/article/view/872.
- Danastri Efendi. (2020). Pengaruh Perbedaan Volume Darah Pada Tabung Vakum K2edta Terhadap Hitung Jumlah Leukosit Karya Tulis Ilmiah Teknologi Laboratorium Medis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Surakarta. Jurnal Teknologi Kesehatan, 2(23), 1– 31. https://librepo.stikesnas.ac.id/252/.
- Ernawati, E. 2019. “Gambaran Hasil Pemeriksaan Hematokrit secara Manual dan Automatik pada Pasien Rawat Inap di RSUD Lubuk Sikaping.” Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Perintis Padang Padang 2019. https://repository.polita.ac.id/660/1/Ebook%20Hematologi%2CBuku%20Px.Hematokrit%20By.KhairulBariyah%20-%20Repo.pdf
- Hasanah, Annisa Nur, dan Taufik Hidayat. 2024. “Perbedaan Nilai Hematokrit Menggunakan Metode Mikrohematokrit Dengan Metode Automatik Hematology Analyzer Bc-2300.” Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi 24(1): 21–26. https://ejurnal.universitas-bth.ac.id/index.php/P3M_JKBTH/article/view/1241
- Indrawati, Ratih, dan Gervacia Jenny Ratnawati. 2017. “Jurnal Laboratorium Khatulistiwa.” Jurnal Laboratorium Khatulistiwa 1(1): 58–66. https://scholar.archive.org/work/3rcx2e7y4fgqxano7emx5l737a/access/wayback/https://ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id/index.php/JLK/article/download/939/pdf
- Kesuma, Suryanata, Mahdiah Syumarliyanty, dan Agus Rudi Hartono. 2021. “Evaluasi Analitik Hematology Analyzer Diatron Abacus 3 Pada Parameter Hematologi Rutin Di Laboratorium Hematologi Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur.” the Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist 4(1): 1. https://journal.um-surabaya.ac.id/analis/article/view/6467
- Kurniawan, Sodikin. 2017. “Prinsip Hematology Analyzer Metode Impedance Flowcytometry.” https://www.scribd.com/document/399995880/Prinsip-Hematology-Analyzer-docx
- Meilanie, Alvin Dwi Rizky. 2019. “Different of Hematocrit Value Microhematocrit Methods and Automatic Methods in Dengue.” Journal of Vocational Health Studies 03: 67–71. https://pdfs.semanticscholar.org/70af/2d50bf9642220b851ca6f3ee4ff76111b102.pdf.
- Mondal Himel dan Zubair Muhammad. 2024. Hematocrit. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK542276/#:~:text=Metode%20ini%20telah%20digantikan%20oleh,bersama%20dengan%20hitung%20darah%20lengkap
- Ni Wayan Ayu Ratih Damayanti, Mikrohematokrit D A N. 2020. “Perbedaan Kadar Hematokrit Metode Mikrohematokrit Dan Otomatis.” http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/5486/
- Nuraeni, Maria. 2020. “Perbandingan Nilai Hematokrit Darah Vena Metode Automatik Dan Darah Kapiler Metode Mikro Hematokrit.” kesehatan saelmakers PERDANA 3(2): 1–6. https://eprints.ukmc.ac.id/4338/.
- Prabandari, A. S., Azmi, N. C., & Astiti, E. D. (2024). Hematocrit Levels In High Work-Intensity Individuals : Study In Construction Workers. 443–447. https://www.ojs.udb.ac.id/icohetech/article/view/4224.
- Rahmatullah, Widia et al. 2023. “The Differences Of Edta And Heparin Anticoagulans On Hematocrit Value.” Jurnal Kesehatan Saintika Meditory 6(1): 331–41. https://jurnal.ikta.ac.id/keperawatan/article/view/2619.
- Rosini, Desy Dwi, Aini, dan Eri Ramadanti. 2020. “Efektivitas Hemodialisa Berdasarkan Parameter Hemoglobin, Eritrosit, Dan Hematokrit Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik.” Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) 7(2): 146–52. https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/75527962/150-libre.pdf
- Ulandhary, Ulandhary, Nurlia Naim, Zulfikar Ali Hasan, dan Zulfian Armah. 2020. “Kadar Hemoglobin, Hitung Jumlah Eritrosit Dan Nilai Hematokrit Pada Pekerja Parkiran Basement Di Kota Makassar.” Jurnal Media Analis Kesehatan 11(2): 89. https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/93291693/354356963 libre.pdf
- Wahdaniah, Wahdaniah, dan Sri Tumpuk. 2018. “Perbedaan Penggunaan Antikoagulan K2EDTA DAN K3EDTA Terhadap Hasil Pemeriksaan Indeks Eritrosit.” Jurnal Laboratorium Khatulistiwa 1(2): 114. https://ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id/index.php/JLK/article/view/147.
- Widyastuti, R., & Tunjung, E. (2020). Modul Praktikum Hematologi II. Universitas Muhammadiyah Surabaya, 10. https://repository.binawan.ac.id/3408/1/MODUL%20HEMATOLOGI%20II%20.2023%20BINAWAN%20%282%29.pdf.
- World Health Organization. 2019. WHO Technical Report Series No. 1017 First WHO Model List of Essential In Vitro Diagnostics. https://www.ghdonline.org/uploads/EDL_ExecutiveSummary_15may.pdf%0Ahttps://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/311567/9789241210263-eng.pdf.
