Vol 6 No 2 (2024): November 2024
Artikel Hasil Penelitian

Hubungan Kejadian Hipertensi dengan Kadar Trigliserida pada Supir Bus di Terminal Arjosari Kota Malang

Asrini Rambu Diki
STIKes Maharani Malang
Diana Noor Fatmawati
STIKes Maharani Malang
Yeni Avidhatul Husnah
STIKes Maharani Malang

Diterbitkan 2024-11-01

Kata Kunci

  • Hipertensi,
  • Trigliserida,
  • Metode GPO-PAP

Cara Mengutip

Diki, A. R., Fatmawati, D. N., & Husnah, Y. A. (2024). Hubungan Kejadian Hipertensi dengan Kadar Trigliserida pada Supir Bus di Terminal Arjosari Kota Malang. Jaringan Laboratorium Medis, 6(2), 122–130. https://doi.org/10.31983/jlm.v6i2.12140

Abstrak

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak di jumpai pada masyarakat dan berkorelasi dengan penyakit lainnya. Banyak faktor terjadinya hipertensi salah satunya adalah kadar trigliserida yang tidak normal atau hipertrigliserida. Kadar trigliserida yang lebih akan menghambat terjadinya lipogenesis. Lipogenesisi adalah satu faktor penyebab hipertensi dari asupan makanan, hal ini dikarenakan makanan mempunyai peranan yang berarti dalam meningkatkan tekanan darah terutama protein dan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar trigliserida dengan hipertensi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode crossectional, analisis data statistik dengan menggunakan regresi korelasi, jumlah populasi sebanyak 50 responden dan sampel yang di gunakan sebanyak 21 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan kadar trigliserida. Pengkuran tekanan darah di lakukan secara manual lalu untuk pemeriksaan kadar trigliserida dengan metode GPO-PAP di lakukan di laboratorium Puskesmas Bareng menggunakan alat spektrofotometer. Analisis statistik yang di gunakan adalah uji pearson korelasi. Dari hasil penelitian pada supir bus dengan tekanan darah tinggi menunjukan sebagian responden memiliki kadar trigliserida yang tinggi di karenakan sering mengonsumsi makanann yang berlemak. Berdasarkan pemeriksaan yang telah di lakukan pada 21 responden supir bus di Terminal Arjosari Kota Malang, menunjukan hasil bahwa kadar trigliserida dan tekanan darah tinggi tidak memiliki hubungan, dengan hasil uji menggunakan uji statistik korelasi pearson di dapatkan hasil P=0,0766 >0,05 dengan nilai pearson korelasi P=-0,069 artinya tidak memiliki hubungan dengan derajat hubungan yang sangat lemah.

Referensi

  1. Agustina, R., & Raharjo, B. B. (2020). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Usia Produktif (25-54 Tahun). Unnes Journal of Public Health, 4(4), 146–158. https://doi.org/10.15294/ujph.v4i4.9690
  2. Aini, N., Khasanah, H., Setiyawati, M., & Bus, S. (2020). Hubungan Durasi Tidur Dengan Kadar Trigliserida Risiko Penyakit Jantung Koroner Dan Pembuluh Darah ( Sawant Et Al ., 2020 ). Kadar Trigliserida Normal Dalam Darah Adalah Sedangkan Trigliserida Atau Memiliki Nama Lain Triasilgliserol Merupakan Salah Satu J. 122–131.
  3. Dinkes. (2022). Profil Kesehatan Kota Malang Tahun 2022. Profil Kesehatan Malang.Https://Dinkes.Malangkota.Go.Id/Wp-Content/Uploads/Sites/104/2023/08/Profilkes-Kota-Malang-2022.Pdf
  4. Djafar, M. &. (2021). Konsep Hipertensi. Gastronomía Ecuatoriana y Turismo Local., 1(69), 5–24.
  5. Febriyanti, M., Sulistyani, S., Mahmudah, N., & Rosyidah, D. U. (2021). Hubungan Antara Kadar Trigliserida Dan Hipertensi Terhadap Lamanya Rawat Inap Pasien Stroke Iskemik. Proceeding Book National Symposium and Workshop Continuing Medical Education XIV, 889–901.
  6. Hardisari, R., & Koiriyah, B. (2021). Gambaran Kadar Trigliserida (Metode Gpo-Pap) Pada Sampel Serum dan Plasma EDTA. Jurnal Teknologi Laboratorium, 5, 27–31.
  7. Iii, B. A. B., Jenis, A., & Penelitian, D. (2014). 30 Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. September 2019, 30–41.
  8. Kusnan, A. (2022). Pengaruh Teh Hijau Dalam Menurunkan Tekanan Darah: Systematic Review. NURSING UPDATE: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN: 2085-5931 e-ISSN: 2623-2871, 13(1), 69–79.
  9. Laurensia, L., Destra, E., Saint, H. O., Syihab, M. A. Q., & Ernawati, E. (2022). Program Intervensi Pencegahan Peningkatan Kasus Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 1227–1232. https://doi.org/10.47492/eamal.v2i2.1472
  10. Manikam, C. G., Tulus, A., & Santosa, B. (2022). Perbedaan Hasil Pemeriksaan Kadar Trigliserida Sampel Serum Dan Plasma EDTA. PhD Thesis Muhammadiyah University of Semarang, 8–25.
  11. Niland, N., Pearce, A. P., Naumann, D. N., O’Reilly, D., Series, P. B., Sataloff, R. T., Johns, M. M., Kost, K. M., Orsini, R. J., Medicine, T., Kalkman, J. P., Sataloff, R. T., Johns, M. M., Kost, K. M., Maiti, Bidinger, Assistance, H., Mitigate, T. O., Eroukhmanoff, C., & Licina, D. (2020). metabolisme trigliserida dalam darah. Global Health, 167(1), 1–5. https://www.e-ir.info/2018/01/14/securitisation-theory-an-introduction/
  12. Pravitasari, H. F., Mahmuda, I. N. N., Jatmiko, S. W., & Nursanto, D. (2021). Hubungan Tekanan Darah, Kolestrol Total dan Trigliserida terhadap Pasien STEMI dan NSTEMI. PublikasiIlmiahUMS,243–256. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/xmlui/handle/11617/12632
  13. Silmi, S. (2021). Metoda Penelitian. Bab III Metoda Penelitian, Bab iii me, 1–9.
  14. Te’ne, C. A., & Karjadidjaja, I. (2020). Hubungan overweight dan obesitas terhadap hipertensi pada pengemudi bus antar kota PT GM Jakarta. Tarumanagara Medical Journal, 2(1), 14–19. https://doi.org/10.24912/tmj.v2i2.7831
  15. Tresia, Y. (2022). Gambaran Trigliserida Pada Mahasiswa Obesitas Pengonsumsi Junk Food Systematic Review Yohana Tresia Pasaribu Prodi D-Iii Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan Tahun 2022.