Vol 6 No 2 (2024): November 2024
Artikel Hasil Penelitian

Gambaran Stabilitas Pooled plasma CPDA Sebagai Bahan Kontrol Kualitas Pemeriksaan Asam Urat Pada Uji Presisi Within run dan Between day

Yoki Setyaji
Poltekkes Kemenkes Semarang
Lilik Setyowatiningsih
Poltekkes Kemenkes Semarang

Diterbitkan 2024-11-01

Kata Kunci

  • Pooled Plasma CPDA,
  • Presisi,
  • Koefisien Variasi,
  • Standard Deviasi,
  • QC Asam Urat

Cara Mengutip

Setyaji, Y., Duri, I. D., & Setyowatiningsih, L. (2024). Gambaran Stabilitas Pooled plasma CPDA Sebagai Bahan Kontrol Kualitas Pemeriksaan Asam Urat Pada Uji Presisi Within run dan Between day. Jaringan Laboratorium Medis, 6(2), 105–111. https://doi.org/10.31983/jlm.v6i2.10933

Abstrak

Mutu hasil pemeriksaan laboratorium dilakukan dengan cara menjalankan pemantapan mutu dan kegiatan tersebut biasanya memerlukan bahan kontrol. Harga bahan kontrol komersial yang mahal merupakan kendala untuk melakukan pengendalian mutu laboratorium. Bahan kontrol laboratorium umumnya adalah serum kontrol komersial berasal dari serum hewan yang diolah melalui proses liofilisasi secara pabrikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas pooled plasma CPDA yang telah dibekukan selama 60 hari menggunakan uji presisi secara within run dan between day. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan dengan menggunakan sampel pooled plasma CPDA limbah praktikum laboratorium hematologi Poltekkes Kemenkes Semarang yang disimpan beku pada suhu -20℃ selama 60 hari. Analisis kontrol kualitas (QC) menggunakan uji presisi within run dan between day tanpa pengulangan untuk mengetahui standar deviasi (SD) dan koefisien variasi (CV) kemudian hasilnya akan diuji statistik menggunakan oneway ANOVA untuk mengetahui perbedaan stabilitas pooled plasma antara uji presisi within run dengan between day. Hasil QC within day dan between day berturut-turut sebagai berikut rerata within day 4,066 dan between day 3,2785; SD within day 0,20 dan between day 0,09; CV within day 4,9% dan between day 2,9%. Uji one way Anova dengan nilai siginifikansi 0,316 yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan dari kedua metode QC within day maupun between day dalam pengujian presisi. Kesimpulan pooled plasma CPDA stabil dalam mempertahankan presisi hasil QC asam urat metode enzimatik kolorimetri (end point) pada penyimpanan 60-80 hari  dan dapat digunakan sebagai bahan alternatif pengganti bahan kontrol komersial pada pemeriksaan QC asam urat.


Referensi

  1. Lestari, W. S., Karwiti, W., Latifah, A., Listiani, Y., & Harianja, S. H. (2022). Sera Pooled Stability As a Sgpt Control Material With Storage Time and Temperature Variation. Journal of Medical Laboratory and Science. 2(1): 33–39. Available at: https://doi.org/10.36086/medlabscience.v2i1.1255
  2. Muslim, M., Kustiningsih, Y., & Yanuarti, E. (2021). Pemanfaatan Pool Serum sebagai Bahan Kontrol Ketelitian Pemeriksaan Glukosa Darah. Medical Laboratory Technology Journal. 1(2): 54. Available at: https://doi.org/10.31964/mltj.v1i2.17
  3. Saadah, N.H., Schipperus, M.R., Osselton, J.C.W., Kraaij, M.G.V., Deelder, C.C., Beckers, E.A.M., Leyte, A., Rondeel, J.M.M., de Vooght, K.M.K., Weerkamp, F., Zwaginga, J.J and van der Bom, J.G. (2020). Transition from fresh frozen plasma to solvent/detergent plasma in the Netherlands: comparing clinical use and transfusion reaction risks. Haematologica. 105(4):1158-1165. https://doi.org/10.3324/haematol.2019.222083
  4. Siregar, Maria Tuntun, Doni Setiawan, Anik Nuryati, Wieke Sri Wulan. (2018). Bahan Ajar Teknologi Laboratorium Medik (TLM) Kendali Mutu. Jakarta, Indonesia.
  5. Sujono, Saptono P. dan Ratih H. (2014). Penggunaan Bahan Rujukan Sekunder untuk Validasi Hasil Pemeriksaan Laboratorium Klinik. Jurnal Teknologi Kesehatan volume 10 nomor
  6. https://www.scribd.com/doc/282937398/laboratorium-klinik.
  7. Sukorini, U., Nugroho D. K., Rizki M. dan Hendiawan B. (2010). Pemantapan Mutu Internal Laboratorium Klinik. Yogyakarta: Alfa Media.
  8. Sugiyono. (2019). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA.
  9. Tewabe, H., Mitiku, A., & Yenesew, A. (2024). Validation of the efficacy of Pooled serum for serum glucose inhouse quality control material in comparison with commercial internal quality control in clinical chemistry laboratory. Practical Laboratory Medicine. 39(March): e00377. Available at: https://doi.org/10.1016/j.plabm.2024.e00377
  10. Tietz, N.W. (1995). Clinical Guide to Laboratory Test, 3th Edition. W.B. Saunders Cp. Philadelphia, PA.
  11. Wicaksono, Muhammad Satrio et al. (2019). Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pelaksanaan Quality Control Di Laboratorium. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung 11(2): 218–23.
  12. Westgard, James. (2009). What is Multirules Procedure Westgard QC. Tersedia di : https://www.westgard.com
  13. Wulandari, Nada Nabilah, Anik Handayati, and Lully Hanni Endarini. (2023). Stabilitas Serum Kontrol Liofilisat Buatan Sendiri Setelah Rekonstitusi Terhadap Kadar Kolesterol Dan Trigliserida Yang Disimpan Dalam Freezer Suhu (-2°C) Sampai (-4°C) Dan (-20°C). Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes 14(4): 67–72. http://forikes-ejournal.com/index.php/SF
  14. Zhang, N., Chen, Q., Zhang, P., Zhou, K., Liu, Y., Wang, H., Duan, S., Xie, Y., Yu, W., Kong, Z., Ren, L., Hou, W., Yang, J., Gong, X., Dong, L., Fang, X., Shi, L., Yu, Y., & Zheng, Y. (2024). Quartet metabolite reference materials for inter ‑ laboratory proficiency test and data integration of metabolomics profiling. Genome Biology. 25(1): 1-21. Available at: https://doi.org/10.1186/s13059-024-03168-z