Kebijakan Arsip
Jurnal Jaringan Laboratorium Medis (JLM) berkomitmen untuk memastikan pelestarian, pelindungan, dan aksesibilitas jangka panjang terhadap seluruh artikel ilmiah yang telah diterbitkan. Untuk mencapai tujuan ini, JLM menerapkan kebijakan pengarsipan digital menggunakan sistem LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe) dan CLOCKSS (Controlled Lots of Copies Keep Stuff Safe).
1. Sistem Pengarsipan LOCKSS
Jurnal Jaringan Laboratorium Medis (JLM) memanfaatkan sistem LOCKSS yang terintegrasi dalam platform Open Journal Systems (OJS).
- Fungsi: Sistem ini menciptakan jaringan pengarsipan terdistribusi di antara perpustakaan yang berpartisipasi.
- Manfaat: Memungkinkan perpustakaan tersebut untuk membuat arsip permanen dari jurnal demi tujuan pelestarian dan restorasi naskah asli secara utuh jika terjadi kendala teknis pada server utama.
2. Sistem Pengarsipan CLOCKSS
Selain LOCKSS, JLM juga mendukung sistem CLOCKSS untuk menjamin keamanan konten digital secara global dan permanen.
- Fungsi: CLOCKSS berbasis pada jaringan node pengarsipan yang aman di berbagai universitas dan penerbit terkemuka di dunia.
- Manfaat: Konten yang diarsipkan dalam sistem CLOCKSS dilindungi dari kerusakan format digital. Jika jurnal berhenti beroperasi di masa mendatang (*triggered event*), konten tetap tersedia bagi publik secara open access melalui jaringan CLOCKSS.