EDUKASI KADER KESEHATAN TENTANG KOMPLIKASI HIPERTENSI DALAM MENGENALI RISIKO PENYAKIT GINJAL DI KELURAHAN DEBONG KULON KOTA TEGAL
DOI:
https://doi.org/10.31983/jimat.v3i2.16456Keywords:
edukasi kesehatan, hipertensi, kader kesehatan, penyakit ginjalAbstract
Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan organ target, termasuk penurunan fungsi ginjal. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam promosi kesehatan, pengenalan faktor risiko, dan anjuran rujukan bagi masyarakat dengan hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan Kader Kesehatan Kelurahan Debong Kulon Kota Tegal tentang komplikasi hipertensi dalam mengenali risiko penyakit ginjal. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kesehatan interaktif menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, pembahasan kasus, serta pemberian media edukasi tertulis. Materi mencakup hubungan hipertensi dengan gangguan fungsi ginjal, faktor risiko, tanda peringatan, kepatuhan minum obat, gaya hidup sehat, dan rujukan ke fasilitas kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader setelah edukasi. Edukasi kesehatan dapat memperkuat kapasitas kader dalam menyampaikan pesan pencegahan komplikasi hipertensi dan mendorong deteksi dini risiko penyakit ginjal di masyarakat.
References
Anwar, C., Lestari, S., & Iqbal, C. (2022). Upaya promotif dan preventif pencegahan hiperensi pada masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Kesehatan), 4(2), 133–137.
Hall, J. E., Carmo, J. M., Silva, A. A., Wang, Z., & Hall, M. E. (2019). Obesity, kidney dysfunction and hypertension: mechanistic links. 15(6), 367–385. https://doi.org/10.1038/s41581-019-0145-4.Obesity
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). In Kemenkes RI.
Kustriyani, M., Supriyanti, E., Aini, D. N., Mariyati, M., & Arifianto, A. (2024). Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Hipertensi, Upaya Promotif dan Preventif Hipertensi. Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 11–15. https://doi.org/10.59086/jpm.v3i1.492
Making, M. A., Banhae, Y. K., Wea, M. F. S., Nugroho, F. C., Hamu, A. L., & Porat, K. (2024). Deteksi dini gangguan fungsi ginjal pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bakunase Kota Kupang. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(11), 2271–2278.
Navise, N. H., Mokwatsi, G. G., Gafane-matemane, L. F., & Fabian, J. (2023). Kidney dysfunction : prevalence and associated risk factors in a community- based study from the North West Province of South Africa. 1–8.
Prihandana, S., Laksananno, G. S., & Mulyadi, A. (2020). Perilaku Perawatan Mandiri Pasien Dalam Mengontrol Hipertensi Di Kota Tegal. Journal of Applied Health Management and Technology, 2(3), 97–103.
Sievers, L. K., & Eckardt, K.-U. (2019). Molecular Mechanisms of Kidney Injury and Repair in Arterial Hypertension. Int. J. Mol. Sci, 20, 1–12. https://doi.org/10.3390/ijms20092138
Telaumbanua, A. C., & Rahayu, Y. (2021). Penyuluhan dan edukasi tentang penyakit hipertensi. Jurnal Abdimas Saintika, 3(1), 119–124. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id
Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., Ramirez, A., Schlaich, M., Stergiou, G. S., Tomaszewski, M., Wainford, R. D., Williams, B., & Schutte, A. E. (2020). Clinical Practice Guidelines 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines International Society of Hypertension. 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026
Wijayanti, L., Damawiyah, S., Septianingrum, Y., & Hasina, S. N. (2023). Pemberdayaan kader kesehatan dalam deteksi dini dan edukasi pencegahan penyakit kronik. Communnity Development Journal, 4(4), 8287–8291
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


