PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN GINJAL MELALUI EDUKASI KESEHATAN

Authors

  • Anny Fauziyah
  • Tinah Purwaningsih Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Didi Hermawan Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31983/jimat.v3i1.14838

Keywords:

edukasi kesehatan, pengetahuan masyarakat, kesehatan ginjal

Abstract

Penyakit ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan yang terus meningkat di masyarakat dan sering kali tidak terdeteksi sejak dini. Kondisi ini dapat berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas hingga mencapai tahap kronis, sehingga penanganannya menjadi lebih sulit dan membutuhkan biaya yang besar. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai fungsi ginjal, faktor risiko, serta cara menjaga kesehatannya menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kejadian penyakit ginjal. Oleh karena itu, upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan sangat diperlukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat wilayah kelurahan Bandung dan sekitarnya  tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media presentasi dan leaflet yang berisi informasi mengenai fungsi ginjal, tanda dan gejala gangguan ginjal, serta langkah-langkah pencegahan seperti pola makan sehat, konsumsi air yang cukup, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Sebanyak 20 responden dilibatkan sebagai subjek kegiatan yang dipilih secara purposive sampling sesuai dengan kriteria masyarakat sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 44% sebelum edukasi menjadi 84% setelah edukasi. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Dengan demikian, kegiatan edukasi kesehatan memiliki peran penting dalam upaya pencegahan penyakit ginjal. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

References

Andika, M., & Sari, D. (2023). Peningkatan kesadaran masyarakat melalui program pengabdian kesehatan. Jurnal Abdimas Nusantara, 4(2), 90–98.

Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Fitriani, Y., & Rahman, A. (2021). Efektivitas media leaflet dalam edukasi kesehatan masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan, 5(2), 78–85.

Hidayat, A., Nuraini, D., & Putri, R. (2020). Efektivitas edukasi kesehatan berbasis komunitas terhadap peningkatan perilaku hidup sehat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 2(1), 45–52.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022. https://www.kemkes.go.id

Kurniawan, B., & Putra, A. (2021). Peran edukasi kesehatan dalam perubahan perilaku hidup sehat masyarakat. Jurnal Abdimas Medika, 2(2), 33–40.

Lestari, P., & Dewi, S. (2020). Hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit ginjal. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(1), 14–20.

National Kidney Foundation. (2021). About chronic kidney disease. https://www.kidney.org

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugroho, H., & Saputri, D. (2022). Edukasi kesehatan sebagai strategi promotif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jurnal Pengabdian Nasional, 3(1), 55–62.

Pratama, R., & Wulandari, S. (2021). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit ginjal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 3(2), 60–67.

Rahmawati, E., Siregar, M., & Lestari, D. (2023). Edukasi kesehatan sebagai upaya preventif penyakit ginjal kronis pada masyarakat. Jurnal Abdimas Kesehatan, 5(1), 12–19.

Sari, N., Yuliana, F., & Andriani, T. (2022). Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui edukasi kesehatan tentang fungsi ginjal. Jurnal Pengabdian Kesehatan Indonesia, 4(1), 25–31.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanti, E., & Wijaya, D. (2020). Perubahan perilaku masyarakat setelah intervensi edukasi kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(1), 21–28.

World Health Organization. (2023). Chronic kidney disease. https://www.who.int

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Anny Fauziyah, Tinah Purwaningsih, & Didi Hermawan. (2026). PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN GINJAL MELALUI EDUKASI KESEHATAN . Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate, 3(1). https://doi.org/10.31983/jimat.v3i1.14838

Issue

Section

Articles