EDUKASI, DETEKSI DINI DAN PENDAMPINGAN SISWA SD DALAM PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN KEMIH DENGAN GERAKAN MINUM AIR PUTIH DAN PERSONAL HYGIENE GENETALIA DI SD NEGERI DEBONG KULON 1 KOTA TEGAL

Authors

  • Atikah Hadiyatus Sulfa Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Tinah Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Deddy Utomo Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Didi Hermawan

DOI:

https://doi.org/10.31983/jimat.v3i1.13675

Keywords:

Infeksi Saluran Kemih, Edukasi, Personal Hygiene, Minum Air Putih, Siswa Sekolah Dasar

Abstract

Infeksi Saluran Kemih merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering terjadi pada anak-anak dan menjadi penyebab morbiditas tertinggi kedua setelah infeksi saluran pernafasan. Prevalensi ISK pada anak masih cukup tinggi, terutama pada anak perempuan, yang dipengaruhi oleh faktor anatomi, personal hygiene yang kurang baik, serta perilaku menahan buang air kecil dan kurangnya asupan cairan. Pencegahan ISK sejak usia sekolah dasar sangat penting untuk menurunkan resiko kejadian dan komplikasi di kemudian hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku siswa sekolah dasar dalam pencegahan ISK melalui edukasi, deteksi dini dan pendampingan dengan gerakan minum air putih serta personal hygiene genetalia. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi praktik personal hygiene genetalia yang benar, pembiasaan minum air putih secara teratur serta skrining awal gejala ISK pada siswa. Kagiatan dilaksanakan di SD Negeri Debong Kulon 1 Kota Tegal dengan melibatkan siswa dan guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai ISK, faktor resiko, cara pencegahannya serta perubahan perilaku ke arah kebiasaan hidup bersih dan sehat, khususnya dalam menjaga kebersihan genetalia dan meningkatkan konsumsi air putih.

References

Hermiyanty. (2016). Faktor Resiko Infeksi Saluran Kemih di Bagian Rawat Inap. Jurnal Kesehatan Tadulako. Vol. 2, No.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). (2011). Kumpulan Tips Pediatric. Jakarta : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia

Morris Brian J. (2013). Circumcision and Lifetime Risk of Urinary Tract Infection: A Systematic Review and Meta-Analysis. The Journal of Urology, Vol 189 (6):2118-2124

Pardede S.O. (2011). Konsesus Infeksi Saluran Kemih pada Anak. Jakarta

Purnomo B. (2012). Dasar-Dasar Urologi Edisi Ketiga. Jakarta : Sagung Seto

Subandiyah Krisn. (2015). Gangguan Berkemih pada Anak. Surabaya : Airlangga University Press

Tusino, Agus dkk. (2017). Karakteristik Infeksi Saluran Kemih pada Anak Usia 0-12 tahun di RS X Kebumen Jawa Tengah

Wahyudi Irfan. (2015). Guideline Penatalaksanaan Infeksi Saluran Kemih dan Genitalia Pria 2015 : Infeksi Saluran Kemih pada Anak. Jakarta : IAUI

Downloads

Published

2026-01-19

How to Cite

Sulfa, A. H., Purwaningsih, T., Utomo, D., & Didi Hermawan. (2026). EDUKASI, DETEKSI DINI DAN PENDAMPINGAN SISWA SD DALAM PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN KEMIH DENGAN GERAKAN MINUM AIR PUTIH DAN PERSONAL HYGIENE GENETALIA DI SD NEGERI DEBONG KULON 1 KOTA TEGAL. Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate, 3(1). https://doi.org/10.31983/jimat.v3i1.13675

Issue

Section

Articles