LEVELS OF MINERALS, VITAMIN AND POWER RECEIVED IN DRINK INFUSED WATER WITH DIVERSIFICATION

Surati Surati, SY. Didik Widiyanto, Nurul Qomariyah, Ririh Jatmi Wikandari

Abstract


Infused water is drinking water that has been given additional pieces of fruit so that the water gives a certain sensation of water. Infused water are consumed by the community because the manufacturing process is easy and use local fruits. To determine the vitamin content (A and C), mineral content (K, Ca, Mg) and acceptability of infused water with sample codes (A, B and C). The benefits of this study are to be able to add to the list of healthy and nutritious drinks that are beneficial for health because infused water contains vitamins and minerals. Experiments with Complete Random Design (CRD), Sample code A, B and C in the analysis of vitamin levels, mineral content and acceptability. Acceptance analysis was carried out Friedman test and Wilcoxon test. Vitamin and mineral levels were analyzed by ANOVA and LSD statistics. Infused water contains mineral potassium, calcium and magnesium and contains vitamins A and C, there are significant differences between the sample code A, B and C. Infused water containing minerals, vitamins, and accepted by the community.


Keywords


infused water ; minerals ; vitamins and acceptability

Full Text:

PDF

References


Ita Noor Farikha,Choirul Anam, Esti Widowati, 2013, Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Bahan Penstabil Alami Terhadap Karakteristik Fisikokimia Sari Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Selama Penyimpanan , Jurnal Teknosains Pangan Vol 2 No 1, ISSN: 2302-0733.

Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No 75 Tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang di Anjurkan bagi Bangsa Indonesia.

Haitami, Annisa Ulfa, Akhmad Muntaha, 2017, Kadar Vitamin C Jeruk Sunkist Peras Dan Infused Water, Medical Laboratory Technology Journal, volume 3 No 1, 98-102.

M. Deril dan Novirina. H, 2015, Uji parameter air minum dalam kemasan (AMDK) di Kota Surabaya, Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol 6 No 1.

Risang haryo aditya, 2015, Skripsi, Pengaruh pemberian infused water kombinasi mentimun dengan anggur merah terhadap tekanan darah pada laki-laki dewasa muda.

Merlin Florencia, 2014, Skripsi, Analisa Ca, Mg dan Pb pada air mineral dalam kemasan dan air minum isi ulang secara spektrofotometer serapan atom.

Hartini, P. B. (2011). Studi Keamanan Mikrobiologi Makanan Jajanan Di Kantin FalesaIPB. Bogor: IPB.

Sahdan, Nona. (2010). Analisis Bakteri Coliform Pada Jajanan Anak Sekolah SD InpresBontomanai Makassar. Skripsi. Jurusan Biologi UIN Alauddin Makassar.

Lestari, Dyah Puji., Nurjazuli dan Hanani, Yusniar. 2015. Hubungan Higiene Penjamah dengan Keberadaan Bakteri Escherichia coli pada Minuman Jus Buah di Tembalang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. No.1. Vol.4.

Ni Luh Payastiti Yunita, Ni Made Utami Dwipayanti, 2010, Kualitas Mikrobiologi Nasi Jinggo Berdasarkan Angka Lempeng Total,Coliform Total Dan Kandungan Escherichia Coli Jurnal Biologi Volume XIV No.1

Badan Standarisasi Nasional. 2009. Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan. BSN.Jakarta.

Juwita, M dan T. Sudartini. 2007. Pertumbuhan dan Hasil Mentimun(Cucumis sativus L.) Varietas Venus pada Frekuensi dan Konsentrasi Mikroba Efektif yang Berbeda. Jurnal Penelitian Bidang Ilmu Pertanian. Universitas Siliwangi Tasikmalaya2 (1): 17-24.

Andrian G. Bambang1), Fatimawali1), dan Novel, S. Kojong, 2014. Analisis Cemaran Bakteri Coliform Dan Identifikasi Escherichia Coli Pada Air Isi Ulang Dari Depot Di Kota Manado Jurnal Ilmiah Farmasi – UNSRAT Vol. 3 No. 3 : 325.

Radji, Maksum. 2010. ”Buku Ajar Mikrobiologi : Paduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran”. Jakarta: EGC.

Isnawati. 2012. Hubungan Higiene Sanitasi Keberadaan Bakteri Coliform dalam Es Jeruk di Warung Makan Kelurahan Tembalang Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. No.2. Vol.1. Hal 1005-1017.

Wijoyo, P.M. 2012. Budidaya Mentimun yang Lebih Menguntungkan. Jakarta: PT Pustaka Agro Indonesia, hal :69.

Sunarjono, H.2005.Bertanam 30 Jenis Sayuran.Jakarta:Penebar Swadaya, hal:183.

Hardianto, I Gusti Ketut Suarjana, Mas Djoko Rudyanto, 2012. Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan terhadap Kualitas Telur Ayam Kampung Ditinjau dari Angka Lempeng Total Bakteri,Indonesia Medicus Veterinus 1(1) : 71-84.

Surati., Budiharjo, T. (2013). Modul Praktikum Media Reagensia. Semarang : Poltekkes Kemenkes Semarang Jurusan Analis Kesehatan.

Waluyo, L. 2008. Teknik Metode Dasar Mikrobiologi. UPT Penerbit UMM, Malang.

WRI. (2010) Target MDGs Menurunkan Angka Kematian Ibu Tahun 2015 Sulit Dicapai. Jakarta: Women Research Institute.

Radji, Maskum,M.Biomed. Buku Ajar Mikrobiologi. Jakarta :EGC.2010 :155-159.

Ryan,K.J.,J.J.Champoux, S. Falkow, J.J.Plonde, W.L. Drew, F.C. Neidhradt, and C.G.Roy. Medical Microbiology An Introduction to Infectious Diseases 3 rd. Connecticut : Appleton and Lange. 2004.

J. Pelczar, Michael, Jr., dan E.C.S. Chan . Dasar – dasar Mikrobiologi. Jakarta : Universitas Indonesia UI Press. 2005.

Jawetz, E., Melnich, J.L, Adelberg, E.A. Mikrobiologi Kedokteran I. Jakarta : Salemba Medika 2005.

FK Unibraw. Bakteriologi Medik, fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang : Bayu Media Publishing, 2005.




DOI: https://doi.org/10.31983/jrk.v8i2.5367

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Riset Kesehatan

Jurnal Riset Kesehatan (ISSN: 2252-5068 e-ISSN: 2461-1026), is published by Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang, Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah 50268, Indonesia; Telp./Fax: (024)7460274

Public Services : 

 E-mail: jrk@poltekkes-smg.ac.id 


View statistics


Creative Commons License Jurnal Riset Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.