TINJAUAN PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN PADA MAKANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH

NURDIN NURDIN, budi utomo

Abstract


Abstrak

 

Penelitian ini dilatar belakangi oleh beragamnya jajanan sekolah yang dijual di wilayah Puskesmas Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Mudahnya akses mendapatkan bahan tambahan makanan di Salatiga membuat sejumlah pedagang menambahkan zat aditif dalam jajanan yang dijual untuk meningkatkan keuntungan. Di sisilain, penggunaan bahan tambahan makanan yang tidak sesuai bisa merusak kesehatan. Oleh karena itu, peredaran jajanan di sekolah sekolah patut diteliti untuk mengetahui ada tidaknya bahan tambahan pangan berbahaya dan jenisnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisa deskriptif. Penulis menggunakan data pengujian dari Kegiatan Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya tahun 2016, 2017 dan 2018 oleh Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Sampel yang diteliti berfokus pada pengujian zat Formalin, Metanil Yellow dan Rhodamin B pada jajanan di beberapa sekolah di wilayah Puskesmas Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Selain menggunakan data hasil pengujian, penulis juga mewawancarai langsung pedagang untuk mengukur sejauh mana pengetahuan pedagang terhadap penggunaan zat tambahan tersebut. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil bahwa tidak ditemukan bahan tambahan berbahaya Formalin, Metanil Yellow dan Rhodamin B (temuan 0%) untuk semua sampel yang diteliti. Sehingga jajanan anak di sekolah area Sidorejo Kidul masih dapat dikatakan aman untuk dikonsumsi anak-anak.

Abstrack 

[AN OVERVIEW OF THE ADDITIVES SUBSTANCES IN FOODS AND BEVERAGES IN SOME SCHOOLS] Nowadays, easy access to get food additives makes the merchants put those substances to gain more economy advantages. In the other hand, additives substances will be very dangerous if it consumed by human. So that, foods and beverages should be examined to determine whether they use additives and the type of additives substances. In this research, the writer focused on foods and beverages sold in some schools in SidorejoKidul District, Salatiga since lots of foods sold in schools. The method used in this study was analysis descriptive by using data from Food Safety and Material Safety Activity 2016, 2017 and 2018 by Salatiga City Health Office. The samples focused on formalin, Methanil Yellow and Rhodamin B in foods taken from some schools in SidorejoKidul Sub-district, Tingkir Sub-district, Salatiga. Not only using examination, the writer also interviewing the merchant to measure their knowledge about what they sell and the material substances. Based on the data, it was found no additional substance of Formalin, Methanyl Yellow and Rhodamine B put on the foods (0%) for all samples. So that, the food and beveraged sold in some schools of SidorejoKidul area is still save for children.


Keywords


Bahan Tambahan Pangan, Jajanan Sekolah, Sidorejo Kidul Salatiga Food Additives, Student’s Snack Food – Beverage, Sidorejo Kidul Salatiga

Full Text:

PDF

References


Badan Standarisasi Nasional SNI 01-6993-2004, Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan Pesyaratan Penggunaan dalam produk Pangan.

Departemen Kesehatan RI, 2003, Kepmenkes RI Nomor 42/MENKES/SK/VII/2003 tentang

Laporan Kegiatan Peningkatan Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, 2016, Salatiga: Seksi Farmamin dan Perbekes.

Laporan Kegiatan Peningkatan Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, 2017, Salatiga: Seksi Farmamin dan Perbekes.

Laporan Kegiatan Peningkatan Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, 2018, Salatiga : Seksi Farmamin dan Perbekes.

Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, 2013, Nomor 36 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengawet.

Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, 2014, Nomor 4 Tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Jakarta: Presiden Republik Indonesia.

Winarno, F.G. 1993. Pangan Gizi, Teknologi, dan Konsumen. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.Yuliarti, Nurheti. 2007. Awas Bahaya Dibalik Lezatnya Makanan. Yogjakarta: Andi Yogyakarta.

Stella, E.L. (2017). Deskripsi Penggunaan Zat Pewarna Sintetis Rhodamin B Pada Makanan Jajanan Jelly Yang Dijual Di Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Tahun 2017. Diperoleh Dari http://diplomaiiikesehatanlingkungan.blogspot.com/2017/10/deskripsi-penggunaan-zat-pewarna.html

Lestina, I. B., & Marsaulina, I. (2013). Analisis Kandungan Rhodamin B dan Pemanis Buatan (Sakarin) pada Buah Semangka (Citrullus Lanatus) yang Dijual di Pasar Tradisional dan Pasar Moderen Kota Medan Tahun 2013. Lingkungan dan Keselamatan Kerja, 2(3).

Cahyadi, W. (2009). Analisis & Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan, Edisi Kedua. Jakarta: Bumi Aksara.

Imam, A. (2012). Identifikasi Jajanan Anak Sekolah Dasar Kencana Jakarta Pusat Mengandung Rhodamin B dan Methanil Yellow tahun 2012. (Skripsi FKM, UI) Universitas Indonesia, Depok. Diperoleh dari http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20320079-S-Imam%20Akbari.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.31983/jrk.v7i2.3478

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Riset Kesehatan (ISSN: 2252-5068 e-ISSN: 2461-1026), is published by UPPM, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah 50268, Indonesia; Telp./Fax: (024)7460274

Public Services : 

 E-mail: jrk@poltekkes-smg.ac.id    Channel Telegram: http://telegram.me/uppmpoltekkessmg 


 

Creative Commons License

  

Jurnal Riset Kesehatan by http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jrk is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats