HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN PRAKTIK HYGIENE SANITASI PENJAMAH MAKANAN TERHADAP KEBERADAAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA HIDANGAN HEWANI DI SALAH SATU CATERING KOTA SEMARANG

Vivit Nilasari, Yuwono Setiadi, Dyah Nur Subandriani, Meirina Dwi Larasati, Arintina Rahayuni

Abstract


Background: the Staphylococcus aureus bacteria is one of the microbes that can causes gastroenteritis. This bacterium normaly was live as a human. The role of food handlers is very important in the existence of the Staphylococcus aureus bacteria.

Objective: to find out the relationship between education, knowledge and hygiene practice of food handler’s sanitation toward the existence of the Staphylococcus aureus bacteria on animal dishes at Shella’s Catering Semarang.

Methods: this study used descriptive analytic with cross sectional design, the number of samples is 9 samples of animal dishes with 2 times repetition. Staphylococcus aureus can be identified by conductingan the MSA test. The data of education, knowledge and practice of food handler’s hygiene sanitation were collected using questionnaires through interview. The statistical test used Fisher's exact.

Results: the knowledge and practice of food handler’s hygiene sanitation were categorized good (60%). The results of the bivariate test showed that there was no correlation between education, knowledge and practices of hygiene sanitation on the existence of the Staphylococcus aureus bacteria in animal dishes (p> 0.05)

Conclusion: there is no relationship between education, knowledge and hygiene practice of food handler’s sanitation toward the existence of the Staphylococcus aureus bacteria in animal dishes.


Keywords


food handler;hygiene sanitation practice;S. aureus

Full Text:

PDF

References


Permenkes. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 Tentang Keamanan, Mutu dan Gizi. 2004;

Badan POM. Laporan Tahunan 2016. Jakarta; 2016.

Soedarto. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: Sagung Seto; 2015.

Puspadewi R. Kontaminasi Staphylococcus aureus pada Pangan. 2014;

Permenkes. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/Menkes/Per/Vi/2011 Tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. 2011;2008.

Notoatmodjo S. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2003.

Djaja IM. Kontaminasi E.coli Pada Makanan Dari Tiga Jenis Tempat Pengolahan Makanan (TPM) Di Jakarta Selatan 2003. Makara, Kesehat [Internet]. 2008;12:36–41. Available from: http://repository.ui.ac.id/contents/koleksi/2/e21370fdad8363fcfd6bbca1024cd92e91392179.pdf

Nurlatifah RS. Faktor-Faktor Yang Berkontribusi Terhadap Perilaku Higiene Penjamah Makanan Di Rutan Kelas 1 Surabaya. e- J Boga. 2017;5, No.1:57–56.

Gutomo L, Kurnia P, Widiyaningsih EN. Karakteristik Pengetahuan Dan Perilaku Tentang Higiene Dan Sanitasi Penjamah Makanan Di Rumah Sakit Umum Daerah Sragen. 2013;

Siau MF, Son R, O M, Toh P., Chai L. Food court hygiene assessment and food safety knowledge, attitudes and practices of food handlers in Putrajaya. Int Food Res J 22. 2015;5:1843–54.

Elliott T. Mikrobiologi Kedokteran & Infeksi. 4th ed. Puspadewi N, Suyono YJ, Djayasaputra L, editors. Jakarta: EGC; 2013.

Budiyono, Junaedi H, Isnawati, Wahyuningsih T. Tingkat Pengetahuan Dan Praktik Penjamah Makanan Tentang Hygiene Dan Sanitasi Makanan Pada Warung Makan Di Tembalang Kota Semarang Tahun 2008. J Promosi Kesehat Indones. 2009;4.

Nurtika E. Hubungan Karakteristik Individu dengan Perilaku Keamanan Pangan Penjamah Makanan di Kantin Universitas Gadjah Mada. 2014;

Pratidina A. Hubungan Higiene dan Sanitasi Dengan Kontaminasi E.coli pada Jajanan Pedagang Kaki Lima di Sekolah Dasar Kelurahan Pendrikan Lor, Semarang. J Kesehat Masy [Internet]. 2017;5. Available from: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm

Aqmarina H. Kadar Bakteri E.coli pada Makanan Jajanan Sekolah di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor Tahun 2014. 2014;

Maharani NE. Hubungan Hygiene Sanitasi Penjamah Makanan Dengan Angka Kuman Makanan Jajanan Sekitar SMA Negeri Wonogiri. J IKESMA. 2016;12.

Badan POM. Kriteria Mikrobiologi Dalam Pangan Olahan. Jakarta; 2016.

RI BP. Pedoman Kriteria Cemaran Pada Pangan Siap Saji dan Pangan Industri Rumah Tangga. In Jakarta: Direktorat Standardisasi Produk Pangan; 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.31983/jrg.v7i1.4362

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Abstracted/Indexed by :

      

   

 Lisensi Creative Commons

Jurnal Riset Gizi oleh http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jrg disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

View My Stats