TINGKAT KONSUMSI BUAH-BUAHAN, KEBIASAAN KONSUMSI KOPI, DAN STATUS HIPERTENSI PRIA DEWASA DI SENDURO SENDURO LUMAJANG

Galih Syevy Wahidiyanti, Mohammad Jaelani, Setyo Prihatin

Abstract


Background: Epidemiological transition in Indonesia causes an increase in degenerative diseases, one of which is hypertension. Hypertension is influenced by various factors including fruit consumption, and coffee consumption. The prevalence of hypertension in Lumajang Regency is 24.4%.

Objective: To determine the relationship between the level of fruit consumption, and coffee consumption habits with adult male hypertension status in Senduro Village, Senduro District, Lumajang Regency

Method: This study included the field of clinical nutrition using a cross sectional design involving 54 adult men aged> 18 years. Sampling uses Simple Random Sampling. Data collected is the level of consumption of fruits with the consumption survey method, data on coffee consumption habits with interview methods, and sample blood pressure data with direct measurement methods. The test used is Chi Square with α = 0.05.

Results: A total of 48.1% of the sample included in the hypertension category, 83.3% of the consumption level of fruits included in the less category, and 66.7% had the habit of consuming coffee with the frequent category. The fruit consumption level did not have a significant relationship with hypertension status, while coffee consumption habits were associated with hypertension status (p = 0.034; OR = 3.64; CI = 95%; 1,068–12,402).

Conclusion: Frequent consumption of coffee has a risk of 3.64 times to experience hypertension. There is a tendency to link the lack of fruit consumption with the incidence of hypertension.


Keywords


fruit consumption level;coffee consumption habits;and hypertension status

Full Text:

PDF

References


Adlin, R. 2013. “Efek Kafein Terhadap Kejadian Tremor Tangan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan Tahun 2010,” Artikel Penelitian.Medan: Fakultas Kedokteran Sumatera Utara. Diunduh dari: http://repository.usu.ac.id/ pada tanggal 30 Januari 2015.

Almatsier, Sunita. 2002. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. (hal: 151-153, 228-229)

_____. 2007. Penuntun Diet. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. (hal: 64-69)

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan, Republik Indonesia. 2008. “Riset Kesehatan Dasar 2007,” Laporan Nasional 2007. Diunduh dari: https://www.k4health.org/.../laporanNasional%20Riskesdas%202007.pdf pada tanggal 20 Oktober 2014.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2013. “Riset Kesehatan Dasar 2013,” Laporan Nasional 2013. Diunduh dari: www.litbang.depkes.go.id/sites/.../rkd2013/Laporan_Riskesdas2013.PDF pada tanggal 20 Oktober 2014.

Dermawan, Nengah. 2013. “Definisi, Klasifikasi, Patofisiologi dan Pengobatan Hipertensi,” Blogspot, Diunduh dari: http://bloggernengah.blogspot.com/ pada tanggal 14 November 2014

Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang. 2013. “Prevalensi Penyakit Menular dan Tidak Menular Se – Kabupaten Lumajang,” Laporan Dinas Kesehatan. Lumajang: Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.

Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang. 2013. “Luas Panen, Produksi dan Rata – Rata Produksi Tanaman Buah – Buahan,” Laporan Dinas Pertanian. Lumajang: Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang.

Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. 2012. “Setra Holtikultura Kabupaten Malang,” Laporan, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. Diunduh dari : http://pertanian.jatimprov.go.id/index.php/sentra-hortikultura/13-kab-malang pada tanggal 20 Januari 2015.

Hasibuan, Vera Triastuti. 2011. “Pengetahuan Pasien Hipertensi tentang Nutrisi yang Dibutuhkan untuk Memelihara Status Kesehatan di Poliklinik Hipertensi RSUP H. Adam Malik Medan,” Skripsi. Medan: Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Diunduh dari : http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/26922 pada tanggal 2 Desember 2014.

JNC7. 2003. “Seventh Report Of The Joint National Committee On Prevention, Detection, Evaluation, And Treatment Of High Blood Pressure,” Jurnal. AHA Journals. Diunduh dari: http://www.nhlbi.nih.gov/files/docs/guidelines/jnc7full.pdf pada tanggal 27 Januari 2015.

Kemenkes RI. 2014. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta.

Martiani, Ayu. 2012. “Faktor Risiko Hipertensi Ditinjau dari Kebiasaan Minum Kopi,” Artikel Penelitian. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Diunduh dari: prints.undip.ac.id/38404/1/451_AYU_MARTIANI_G2C007012.pdf pada tanggal 29 Oktober 2014

Poltekkes Kemenkes Semarang Jurusan Gizi. 2014. Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Jurusan Gizi: Semarang.

Suiraoka, I Putu. 2012. Penyakit Degeneratif. Yogyakarta: Nuha Medika. (hal 28-43)

Uiterwaal, Cuno, et al. 2007. Coffe Intake and Incidence of Hypertension. Dalam: Martiani, Ayu. 2012. “Faktor Risiko Hipertensi Ditinjau dari Kebiasaan Minum Kopi,” Artikel Penelitian. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Diunduh dari: prints.undip.ac.id/38404/1/451_AYU_MARTIANI_G2C007012.pdf pada tanggal 29 Oktober 2014




DOI: https://doi.org/10.31983/jrg.v3i2.4297

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Abstracted/Indexed by :

      

   

 Lisensi Creative Commons

Jurnal Riset Gizi oleh http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jrg disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

View My Stats