HUBUNGAN MENGKONSUMSI SOFTDRINK TERHADAP KEASAMAN PH SALIVA PADA SISWA/ I SMAN 13 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2020

Desi Andriyani

Abstract


Derajat keasaman (pH) Saliva dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah adanya rangsangan (stimulasi). Stimulasi ini dapat berupa rangsangan dari rasa manis dan asam merupakan minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, karena mudah didapatkan dan rasa yang manis juga menyegarkan tanpa mengetahui dampak dari minuman bersoda dan isotonik terhadap rongga mulut (Coombes, 2005). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Hubungan mengkonsusmsi Softdrink terhadap keasaman PH Saliva pada Siswa/I SMAN 13 Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasi, rancangan atau desain dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Adapun cara pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Quota sampling, sebanyak 75 siswa/siswi SMAN 13 Bandar Lampung penelitian dengan menggunakan kertas lakmus untuk mengetahui kriteria asam dan basa. Hasil penelitian yang didapat dari 75 sampel yang mengkonsumsi Softdrink sebanyak, Softdrink Fanta 20 orang (26,67%), Sprite 34 orang (45,33%), Coca-cola 18 orang (24%) merek lain 3 orang (4%). Uji chi Square untuk pH Saliva terhadap  macam-macam softdrink yang dikonsumsi didapatkan p-value sebesar 0,01, karena p-value < (0,05) Artinya minuman softdrink dapat menurunkan derajat keasaman pH Saliva.

Keywords


Softdrink ; PH Saliva

Full Text:

PDF

References


Aritonang, I. 2014. Hubungan Frekuensi Minum Soft Drink Terhadap pH Saliva dan Angka DMF-T pada Siswa/I Kelas XI IPA MAN 2 Model Jalan Williem Iskandar No.7A Kec. Medan Tembung Tahun 2014.

Duggal, M., Cameron, A. dan Toumba, J. 2014. At a Glance Kedokteran Gigi Anak. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Larosa, N. (2019). Pengaruh Meminum Softdrink Terhadap Ph Saliva Pada Siswa/Siswi Kelas Viii-A Smp Td Pardede Foundation Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang.Tersedia (http://repo.poltekkes-medan.ac.id/jspui/bitstream/123456789/680/1/KARYA%20TULIS%20ILMIAH%20NISSA%20LAROSA.pdf) . [20 Maret 2020].

Mayasari, R. (2010). Efek Perbedaan Cara Meminum Softdrink (minuman ringan) Terhadap Penurunan ph Saliva Pada Siswa SMP Raksana Medan.

Mulyanti, R. 2015. Perbedaan Konsumsi Minuman Ber- soda dan Isotonik Terhadap Peningkatan Plak Gigi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2014. Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Nabila, A., Sulastri, S., Almujadi. 2016. Pengaruh Se- belum dan Sesudah Minum Minuman Bersoda Terhadap (pH) Saliva Pada Mahasiswa Asrama Jurusan Perawatan Gigi.

Prasetyo, E.A. 2005. Keasaman Minuman Ringan Menu- runkan Kekerasan Permukaan Gigi. Majalah Ke- dokteran Gigi (Dentis Journal),

Rahmawati, Ida. 2015. Perbedaan pH Saliva Antara Se- belum dan Sesudah Mengkonsumsi Minuman Ringan Jurnal Skala Kesehatan,

Rirattanapong, P.2013. Effect of Soft Drinks On The Re- lease of Calcium From Enamel Surfaces. South- east Asian Journal Tropical Medicine Public Health,

Ruslan, 2014. Pengaruh Minuman Bersoda Terhadap Demineralisasi Email Gigi Dengan Penambahan Natrium Fluorida. Indonesian Journal Chemistry,

Skinner, J. 2015. Sugary drink consumption and dental caries in New South Wales teenagers. Australia Dentis Journal.




DOI: https://doi.org/10.31983/jkg.v7i2.6530

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Kesehatan Gigi (p-ISSN: 2407-0866 e-ISSN: 2621-3664), is published by Jurusan Keperawatan Gigi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50268 Telp./Fax: (024) 7471276.

Find us on : Instagram, Facebook

Abstracted/Indexed by:


View My Stats
Jurnal Kesehatan Gigi is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License