TINJAUAN ASPEK ERGONOMI BERDASARKAN ANTROPOMETRI PETUGAS FILING TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PETUGAS

Adhani Windari, Edy Susanto, Elise Garmelia, Hidayatul Maula

Abstract


 

Abstrak

Pelayanan filing adalah salah satu bagian penting dari Unit Rekam Medis, terutama untuk pemerliharaan rekam medis. Penataan ruang filing yang baik dibutuhkan untuk memudahkan pekerjaan petugas. Penataan ruang filing harus dilakukan berdasarkan aspek ergonomis dan antropometri petugas agar tidak menimbulkan risiko K3. Aspek ergonomi di ruang filing RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta belum sesuai dengan antropometri petugas, hal tersebut dapat menyebabkan penurunan produktivitas kerja petugas. Tujuan penelitian ini adalah meninjau aspek ergonomi ruang filing berdasarkan antropometri petugas filing terhadap aspek K3 petugas.Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan analisa statistik yang bersifat deskripsi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan, perlengkapan serta suhu dan kelembaban ruang filing RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sudah sesuai dengan teori kecuali untuk alat bantu pijakan. Ukuran rak penyimpanan rekam medis tidak ergnomis dibandingkan antropometri petugas filing. Namun tinggi dan lebar sub rak penyimpanan sudah sesuai dengan dimensi rekam medis.Adapun risiko K3 yang dapat dialami petugas filing antara lain kebakaran, terjepit roll o’pack, terjatuh dari alat bantu pijakan, kaki dan tangan pegal, nyeri tengkuk, gatal-gatal, luka akibat tergores, gangguan penglihatan, sesak nafas dan tenggorokan serak.

 

 

Abstract

(English Title :Review of Ergonomic Aspect of Filing Room Based on Filing Officers Anthropometry to the Occupational Health and Safety (OHS) in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta).The filing service is an important part of the Medical Record Unit, especially for medical record keeping. A good filing arrangement is required to facilitate the work of the officer. Spatial filingshould be done based on the aspect of ergonomic and anthropometry of the officers so it’s  not  causing OHS risk for the officers. Ergonomicsaspects of filing room in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta not in accordance with anthropometry officers, it can lead to decreased work  /productivity officer. The purpose of this research is to review the aspect of ergonomic filing space based on the anthropometry of filing officer toward aspect of OHS.This type of research including to the case study research. Methods of data collection are observation and interview. Data were analyzed using statistical analysis which was description.The results showed that the management, equipment and temperature and humidity filing room in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta is in accordance with the theory except for the tool footing. The size of the medical record storage rack is not ergonomic compared to the anthropometry of the filing officer. However, the height and width of  sub racks are in accordance with the dimensions of the medical record file. The risk of OHS that can be happen by filing officers are fire, wedged  roll o'pack, falling from the tool footing, pain of leg and hand, nape pain, itching, scratches due to scratches, visual impairment, shortness of breath and throat hoarse.


Keywords


Ergonomic Aspect; Anthropmetry; Occupational Health and Safety

Full Text:

PDF

References


Annis, J.F. & McConville, J.T. (1996).

Anthropometry. Dalam: Battacharya.USA:Marcel Dekker Inc.

Budi, Savitri Citra. (2011). Manajemen Unit Kerja Rekam Medis. Yogyakarta:Quantum Sinergis Media

Edna K.Huffman. (1994).Health Information Management, Edisi 10.Berwyn Illionis :Physicians’record company

Hatta, Gemala (Ed). (2013). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Keseahatan. Jakarta : UI Press

International Labour Organization (ILO). (2013). Keselamtan dan Kesehatan di Tempat Kerja Sarana untuk Produktivitas. Jakarta : International Labour Office

Ismaniar, Hetty. (2015). Manajemen Unit Kerja untuk : Perekam Medis dan Informatika Kesehatan, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan dan Kebidanan. Yogyakarta : Deepublish

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor340/MENKES/KEP/III/2010. Jakarta : Republik Indonesia

Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor KEP.51/MEN/1999. Jakarta:Republik Indonesia

Keputusan Mneteri Kesehatan Nomor 1405 tahun 2002 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja dan Perkantoran. Jakarta : Republik Indonesia

MacLeod, D. (1995). The Ergonomics Edge. USA: Van Nostrand reinhold, A Division of International Thomson Publishing Inc.

Manuaba, A. (1998). Bunga Rampai Ergonomi volume 1, Kumpulan Artikel.Denpasar : Universitas Udayana.

Notoadmodjo, Soekidjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nurmianto, Eko. (2005). Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya Edisi Kedua. Surabaya:Guna Widya

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269 tahun 2008 tentangRekam Medis. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 48 tahun 2016 tentang Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja Perkantoran.Jakarta:Republik Indonesia

Pheasant, S. (1988). Body Space. Anthropometry, Ergonomics and Design, Taylor & Francis. London.

Pulat, B.M. (1992). Fundamentals of Industrial Ergonomics. Hall International.

Englewood Cliffs. USA : New Jersey.

Roche, A. F. dan Davila, G. H., (1972). Late Adolescent Growt in Stature, Pediatrics, Vol. 50

Rustiyanto, Ery dan Warih Ambar Rahayu. (2011). Manajemen Filing Dokumen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. Yogyakarta : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia

Sutarman (1972). Pengetrapan Ergonomi di Perusahaan. Majalah Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Jakarja: V(1)

Tarwaka dkk. (2004). Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta : UNIBA Press

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jakarta:Republik Indonesia

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan .Jakarta:Republik Indonesia

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta:Republik Indonesia

Wignsoebroto, Sritomo. (2006). Ergonomi Studi Gerak dan Waktu. Surabaya:Guna Widya

Wijono, Djoko. (1999). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan ( Teori, Strategidan Aplikasi ) Vol. 2. Surabaya : Airlangga




DOI: http://dx.doi.org/10.31983/jrmik.v1i2.3845

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (p-ISSN: 2622-1863 e-ISSN: 2622-7614), is published by Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah 50268, Indonesia; Telp./Fax: (024)76479188 Pub lic Services : E-mail: rmik@poltekkes-smg.ac.id

Creative Commons License


Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


 

View My Stats