Kadar Glukosa Darah Penderita Tuberkulosis Paru dengan Bakteri Tahan Asam Positif

Suharyati Suharyati, S.Y Didik Widiyanto

Abstract


Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobakterium tuberculosis, penyakit Diabetes melitus merupakan salah satu faktor resiko tersering pada penderita tuberkulosis paru, perlangsungan TB Paru–DM lebih berat dan kronis dibanding non diabetes, yang mana dapat mengakibatkan meningkatnya kerentanan terhadap bakteri tuberkulosis dan waktu pengobatan yang lama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran glukosa darah pada penderita tuberkulosis paru positif di UP3 Kebumen. Metode penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian deskriptif.  Populasi penelitian  adalah semua pasien tuberkulosis paru dengan BTA positif di UP3 Kebumen tahun 2017. Sampel yang digunakan berjumlah 100 sampel, 6 sampel mempunyai kadar glukosa darah ≥ 200 mg/dl, 4 orang kadar glukosa darah antara 150 – 199 mg/dl, dan   paling banyak mempunyai kadar glukosa darah antara 70 – 149 mg/dl. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penderita tuberkulosis paru di UP3 Kebumen hanya sebagian kecil yang menderita Diabetes.


Keywords


Kadar Glukosa Darah ; Tuberkulosis Paru

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31983/jlm.v1i1.5180

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


--

OFFICE INFORMATION :

Jurusan Analis Kesehatan - Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Jl. Wolter Monginsidi No. 115 Pedurungan Tengah, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia ; Telp./Fax: (024)6723014 Tanya Kami via Whatsapp +6285100365103

 Lisensi Creative Commons  Jaringan Laboratorium Medis disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 

     
 StatCounterLIPI ScholarGarudaCrossref

 

Jaringan Laboratorium Medis